Kebetulan, akhir-akhir ini aku yang notabene lagi nabung buat masa depan jadi sering menghemat. Dalam urusan waktu, uang, makan, dan tidur. Bukan apa-apa, rasanya mual aja kalau inget biaya untuk masa depan itu lebih berat dari yang aku bayangin sebelumnya. Jadi, waktu rasa mual itu dateng, aku biasanya gak mau makan, gak mau buang-buang waktu, apalagi buang-buang uang.

Bukan kebetulan, kalau kalian ketemu aku dan aku selalu geleng-geleng kepala tiap kalian nawarin sesuatu. Kecuali si sesuatu itu barang yang bisa dibawa pulang gratis tanpa jadi basi. Buat aku, sekarang udah gak ada waktu lagi buat foya-foya dan mikirin nafsu belaka. Sekarang waktunya berhemat: puasa senin-kamis, tidur jam 10, bangun jam 3, mondar-mandir ruang bk-perpus, baca ini-itu, kerjain ini-itu. Semua tanpa istirahat.

Guess what? Bukan hal ini yang bakal aku bahas. Selamat!

Berhubung lagi hemat, setiap hari aku jalan 2 km total pulang pergi untuk hemat ongkos. Meskipun gak hemat waktu.

Tapi ternyata, dibalik pemborosan waktu yang kepake buat jalan itu, aku nemu sesuatu yang bikin semua gak sia-sia lagi. Sesuatu yang bikin segala hal di dunia ini make sense.

Berjalan bikin aku mikir.

Jalan kaki sambil merhatiin lingkungan sekitar, ngasih aku waktu untuk merenung lagi, lagi, dan lagi. Jalan kaki sambil merhatiin orang bikin otak aku berputar terus. Entah seberapa ngaconya karangan-karangan cerita hidup yang aku buat di kepala, tapi itu semua bikin hidup aku lebih jelas. Kayak orang yang kehilangan minus di matanya sedikit demi sedikit.

Setiap aku jalan dari satu tempat ke tempat lain, selalu ada satu hal yang lepas dari beban pikiran aku, seakan menguap dari sistem ke lingkungan. Pertanyaan-pertanyaan konyol yang pernah lewat di pikiran aku, meskipun hanya sedetik dua detik, semuanya sekarang bisa dijelaskan sama satu hal: tuhan itu maha adil.

Setiap orang punya takdir yang berbeda, bahkan sidik jari yang berbeda antar jari satu dengan jari yang lainnya. Subhanallah. Bahkan setiap ada waktu, aku mikir, bagaimana caranya allah menciptakan sistem yang gak bisa ditiru oleh siapapun, mengatur sistem itu, memberi denyutan kehidupan, dan menentukan semuanya, di dalam suatu organisme bernama manusia ini?

Berjalan juga rupanya bikin aku sehat. Aku sukses turun berat badan sebanyak 2 kg untuk 2 minggu puasa senin-kamis dan setiap hari jalan kaki! Dan ternyata berjalan kaki juga bikin tidur aku nyenyak -selain karena jalan kaki emang cape, tapi keringat yang dikeluarkan waktu kita jalan kaki itu adalah hasil pembakaran energi dan lemak jenuh yang numpuk jadi gelambir di badan kita.

Whoa! Cling banget kan. Berasa nemu matahari yang gak pernah absen dateng ke sekolah dan jago matematika.

Come on, guys! Apa lagi sih hal kecil yang bisa bikin kamu kaya -dengan berhemat ongkos-, sehat, otak jalan, dan ikut menyelamatkan bumi ini, kalau bukan dengan ber-ja-lan-ka-ki.

Coba kalau semua sadar… Mungkin bangsa ini udah maju. Bukan maju yang ditentukan berdasarkan jumlah kendaraan pribadi yang berseliweran kayak nyamuk di jalan raya setiap harinya. Tapi karena kecerdasan jasmani dan rohani penduduknya.

Advertisements