Kenangan

 061212

Rasanya seperti menapaki kembali jalan yang sudah diberi tanda oleh alam. Menghirup kembali udara yang sama, lalu menghembuskannya kembali untuk membuat kenangan baru. Tapi ini berbeda. Aku masa lalu dan aku kali ini adalah orang yang tak sepenuhnya sama.

Pohon dan hutan

071212

Hari ini aku ke hutan. Sejak pertama masuk, harum pepohonannya langsung tercium di hidungku. Spontan saja senyumku mengembang. Rasanya seperti berada di rumah, nyaman. Hutan ini adalah tempat terbaik untuk berlindung. Untuk melepaskan beban di pundak dan sejenak berbaur dengan pepohonan. Pohon-pohon itu sungguh misteri. Setiap aku memilih satu, mencium aroma khasnya, dan membuka setiap lembarannya, ada saja kejutan yang berbeda di setiap halamannya. Tapi terkadang, pohon itu sama sekali aku abaikan, tersembunyi di balik pepohonan lain yang lebih menonjol. Di dalam pepohonan misteri itu, aku banyak menemukan cerminan hidup ini. Tentang hidup, dunia, masa lalu, teknologi, makanan, kuno, dan kamu. Inspirasi yang tiada batasnya.

Catatan

071212

Aku mulai membenci bandung. Pagi hari, setiap berangkat ke sekolah, pandangan sudah terhalang asap rokok dari para pejalan kaki dan para pedagang. Jalanan mulai sesak oleh mobil-mobil pribadi yang hanya diisi oleh satu orang penumpang. Bahkan motorpun kini telah menyerupai lebah, yang bergerombol dan mendengung sepanjang jalan. Polusi suara yang memekakkan telinga. Siangnya begitu panas menyengat. Jangan ditanya, polusi sudah menjadi bagian dari udara yang kuhirup. Sore ketika aku pulang, hujan deras tiba-tiba membuncah. Membuat macet jalanan karena drainase yang meluap. Bahkan ketika malam menyelimuti, suara decitan tikus-tikus merajalela seisi rumah. Esok harinya, roti dan mangga di meja makan sudah berlubang oleh taring kecil mereka. Semakin aku menyelami kehidupan sesulit ini, semakin banyak kesadaranku akan menghargai dunia. Tapi, kenapa kesadaran ini tak pernah muncul di otak para hartawan berpendidikan tinggi? Dengan gengsinya yang juga tinggi, mereka hanya melecehkan kami, seorang yang dianggap kecil dalam dunia mereka tiada batas. Catatanku, seorang pelajar.

Advertisements